Menu

Indonesia “Negara Tamu”di Festival Europalia 2017 di Belgia

  • Editor Harry Prasetyo
  • Kategori: Kabar KBRI

 

hariansuara.com, Belgia -  Indonesia terpilih sebagai Guest Country di Festival Europalia 2017. Ini sebuah kehormatan sekaligus pengakuan bagi seni dan budaya Indonesia di dunia internasional.

 

Bagaimana tidak? Festival Europalia adalah  pagelaran seni dan budaya terbesar di Eropa, yang juga diselenggarakan di beberapa negara Eropa tetangga seperti Belanda, Jerman, Inggris, Prancis, Inggris, Austria dan Polandia.  Kegiatan ini digelar setiap dua tahunan (biennial), dan kali ini dipusatkan di Belgia. Tujuannya, untuk semakin mendekatkan dan menguatkan hubungan bilateral antara Belgia dan Indonesia melalui diplomasi dan pertukaran budaya.

 

Historisnya, Festival Europalia diselenggarakan oleh Europalia International, sebuah asosiasi non-profit. Sejak berdiri pada 1969 di bawah naungan Raja Belgia, telah 25 kali digelar festival ini. Indonesia merupakan negara tamu ke-8 di luar negara anggota Uni Eropa setelah Jepang (1989), Meksiko (1993), Rusia (2005), China (2009), Brasil (2011), India (2013), dan Turki (2015).

 

Setelah melalui proses penyeleksian sejak 2013 oleh Europalia International, pihak Belgia akhirnya pada 2015 memutuskan mendapuk Indonesia sebagai negara tamu di Festival Europalia 2017. Ini pengalaman pertama bagi Indonesia, sekaligus berarti penting, sehingga berbagai instansi terkait di Pemerintah RI melakukan persiapan-persiapan. 

 

 

“Pertama, Festival Europalia memiliki tujuan diplomasi seni budaya Indonesia. Dengan menjadi peserta Europalia, Indonesia dapat memperkenalkan kepada masyarakat Belgia dan negara-negara Eropa lainnya berbagai macam kesenian dan budaya yang terbaik. Baik jenis kesenian tradisional dan kontemporer, yang merepresentasikan Indonesia sebagai negara demokratis, pluralistis, dinamis, dan modern,” ujar Ignatius Puguh Priambodo, Sekretaris I Kedubes RI di Brussels, Belgia.

 

 

“Kedua, dengan menggugah rasa keingintahuan masyarakat Belgia dan Eropa, diharapkan masyarakat tersebut ingin berkunjung ke Indonesia, baik dalam rangka pariwisata ataupun kegiatan ekonomi lainnya, seperti perdagangan dan investasi.”

 

 

Suguhan seni budaya apa saja yang akan ditampilkan? Kepada hariansuara.com, Ignatius Puguh menjelaskan, bahwa Festival Europalia yang sifat multi-disipliner itu akan menyuguhkan eksibisi utama dengan tema sejarah Indonesia di Galeri BOZAR di Brussel, eksibisi budaya maritim di Museum La Bovérie di Liège, dan eksibisi lainnya.

 

“Selain itu akan ada ratusan pertunjukan seni musik dan tarian di berbagai kota, misalnya oleh kelompok Eko Supriyanto, Iwan Gunawan, dan lainnya. Juga akan hadir sejumlah penulis kontemporer sepert Ayu Utami serta pementasan film Indonesia oleh sineas Garin Nugroho,” tambahnya.

 

Untuk lebih rinci agenda Festival Europalia 2017 dapat dicek di situs europalia.eu. Jangan lewatkan, ikuti Festival Europalia yang akan dibuka secara resmi oleh Raja Philippe, Raja Belgia dan Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla pada 10 Oktober 2017. Anda dapat menyimak terus festival tersebut yang berlangsung hingga 22 Januari 2018. 


+ 0
+ 0

KABAR KBRI

FOTO

HARIANSUARA TV

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.

SPORT