Menu

 

Pabrik Garmen Meledak, 10 Orang Tewas

  • Editor Yanie Wuryandari
  • Kategori: Internasional
  • Dilihat: 27 kali

Pabrik Garmen Bangladesh Meledak. (Dok. Istimewa)

 

hariansuara.com, Dhaka – Ketel pabrik garmen Bangladesh meledak, menewaskan 10 orang dan melukai puluhan lagi. Demikian laporan petugas pemadam kebakaran pada Selasa, tentang salah satu penghasil terbesar pakaian jadi di dunia.

 

Kecelakaan itu terjadi pada Senin malam di pabrik milik Multifabs Limited, perusahaan Bangladesh di pinggiran ibukota, Dhaka.

 

Perusahaan tersebut memasok pakaian rajutan pada mitra dagang mereka di Swedia, Denmark, Jerman, Rusia, Spanyol, Belanda dan Inggris, termasuk kepada Littlewoods, salah satu merek pengecer tertua di Inggris.

 

"Sembilan orang tewas akibat ledakan, sedangkan seorang lagi meninggal di rumah sakit," kata Palash Chandra Modak, petugas pemadam kebakaran.

 

Perusahaan itu mengatakan bahwa pabrik tersebut berfungsi dengan baik dan ketel baru saja menjalani perawatan berkala.

 

"Itu kecelakaan. Semua dalam keadaan baik," kata Mahiuddin Faruqui, pimpinan perusahaan dan direktur pelaksana, kepada Reuters.

 

"Ketel itu berfungsi dengan baik. Ketika para pekerja mencoba untuk menghidupkannya, alat itu meledak," katanya.

 

Industri garmen Bangladesh terbesar di dunia setelah China. Mereka mempekerjakan 4 juta orang. Dan menyumbangkan 80 persen dari pendapatan ekspornya.

 

Multifabs mulai beroperasi pada 1992, dan mencapai 70 juta dolar AS dalam ekspor tahun 2016. Memasok merek-merek Eropa seperti rantai ragam Lindex, yang merupakan bagian dari peritel Finlandia, Stockmann dan Aldi, kata Faruqui.

 

Bidang pakaian jadi Bangladesh mendapat sorotan setelah bangunan pabrik runtuh pada 2013. Menewaskan lebih dari 1.100 orang, dan kebakaran di pabrik pakaian jadi pada 2012 menewaskan 112 pekerja. (*)


+ 0
+ 0

INTERNASIONAL

KABAR KBRI

DIASPORA

FOTO

HARIANSUARA TV

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.

SPORT