Menu

 

Narapidana Ini Satu-satunya Yang Selamat Saat 40.000 Orang Meninggal di Kotanya

 

 

hariansuara.com, Jakarta - Pada tanggal 7 Mei 1902, kota Saint-Pierre mengalami bencana. Lebih dari 40.000 nyawa melayang dan ribuan rumah terbakar habis. Gunung Gunung api Pelée tiba-tiba meletus dan memusnahkan kota tersebut, tapi satu orang selamat.

 

Sseorang pria bernama Ludger Sylbaris selamat dari kiamat. Meskipun banyak cerita dari sebuah film tentang bertahan hidup dari bencana, cerita Ludger mengejutkan jutaan orang sampai hari ini.

 

Ludger dikenal di kota itu sebagai pembuat onar yang terkenal. Pada malam bencana, dia ditangkap karena memukul orang. Menjadi dikenal sebagai pelanggar reguler, polisi memutuskan untuk mengajarinya pelajaran dan melemparkannya ke dalam kurungan isolasi. Sedikit yang diketahui semua orang, lubang yang tidak menyenangkan itu ternyata menyelamatkan hidupnya.

 

Gunung Pelée meledak, membawa serta asap apokaliptik yang menghapuskan sinar matahari selama lebih dari lima puluh mil. Segala sesuatu yang berada dalam radius sepuluh mil dilewati gas super panas dan debu terbakar dari gunung berapi pada ketinggian ratusan mph.

 

 

Dalam waktu singkat, gelombang panas yang melebihi suhu 1.000 derajat meratakan setiap bangunan di kota. Orang-orang yang tidak terbunuh oleh bangunan yang ambruk langsung terbakar sampai mati. Orang yang bersembunyi di tempat penampungan meninggal karena mati lemas

 

Lantas bagaimana cara Ludger bertahan hidup? Ternyata dia kencing di bajunya dan memasukkannya ke celah pintu selnya sebagai perlindungan. Dia bertahan dengan luka bakar di tubuhnya. Empat hari kemudian, tim penyelamat terkejut melihat satu orang selamat.

 

 

Dia kemudian diampuni karena kejahatannya, dan dipekerjakan untuk berkeliling dengan sirkus Barnum & Bailey di mana dia diiklankan sebagai "orang yang hidup melalui Doomsday".


+ 0
+ 0

INTERNASIONAL

KABAR KBRI

DIASPORA

FOTO

HARIANSUARA TV

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.

SPORT