Menu

Karisma, Teman Remaja Berbagi Cinta

  • Editor Yanie Wuryandari
  • Kategori: Komunitas & Hobi
  • Dilihat: 76 kali

 Para Pembina Karisma. (Foto: SHT)

 

hariansuara.com, Lamongan - Remaja adalah gambaran sebuah bangsa di masa yang akan datang. Karenanyalah kewibawaan, kemajuan bangsa bisa dilihat dari kualitas remaja yang ada sekarang.

 

Namun kenyataannya, di masa kini banyak remaja yang terlibat pesta seks, ganja, kekerasan, tawuran, dan kenakalan lainnya yang kadang menjurus ke tindak kriminal.

 

“Menahan remaja agar sendirian dengan kebaikan sendiri tidaklah mungkin. Karena masa remaja adalah masa keindahan berkelompok. Berangkat dari sinilah akhirnya KARISMA (Kajian Remaja Islam Masa Kini) terbentuk," begitu ungkap Didit Wahyudi, ketua Karisma. "Tujuan lembaga ini tidak sekadar kumpul-kumpul remaja. Tapi bagaimana memaksimalkan potensi mereka agar lebih berkualitas dan bermakna.”

 

 

Tak hanya andal ilmu agama

 

Remaja dalam Karisma dibina tidak hanya berkualitas dalam beragama, misalnya menghafal Al Quran, Tajwid, serta ilmu Islam lainnya.

 

“Mereka dididik untuk mempunyai kualitas sosial yang tinggi. Sehingga diharapkan mampu menawarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Tidak anarkis, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan," tambahnya.

 

Pada target lain, diharapkan mereka tidak buta dengan perkembangan ilmu dan teknologi masa depan. Sehingga mereka diharapkan menjadi pribadi tangguh pada eranya. Baik moral, intelektual, maupun sosialnya.

 

Pada Ramadan ini misalnya, mereka mengadakan acara gathering, yang menghadirkan seorang motivator remaja Drs. Supriyanto Helmy Tanjung, M. Psi, M. Pd di Wisata Waduk Gondang, Lamongan. Tema yang diusung adalah "Dari Remaja Bingung Menjadi Generasi Untung".

 

Target materi ini adalah bagaimana remaja agar tidak galau dengan masa depannya. Dalam materinya, Helmy mengatakan bahwa, "Selama manusia memegang akhlak kebaikan Islam niscaya mereka tak kan tersesat jalan. Karena jalan mereka selalu dipandu oleh Allah."

 

Kegiatan Outdoor Karisma. (Foto: SHT)

 

Tak hanya materi, mereka juga bisa meluapkan karakter remajanya yang khas dengan acara outbond sambil menunggu acara buka bersama. Plusnya Karisma

 

Para anggota Karisma ini berasal dari keluarga yang beragam. Banyak yang berasal dari keluarga yang aktif melantun Al Quran di rumah. Misalnya  Ita, siswi sekolah di Lamongan. Saya rutin menghafal Al Quran, jadi kalau  sehari tidak sempat memegangnya, rasanya ada yang kurang dalam sehari itu. Kendala utama waktu menghafal Al Quran itu rasa malas.

 

"Selama rasa malas masih ada, maka sebanyak apapun waktu yang tersedia, maka tak akan bisa digunakan menghapal Al Quran," ungkap Ita.

 

Cara mereka menghafal pun beragam. Ada yang menghafalkan sehari 5 ayat, lalu diulang-ulang melalui android yang ada tilawah Al-Qurannya. Cara ini yang dipilih Nuris, yang sekarang diterima di SBMPTN Jurusan Tehnik Informatika.

 

Karisma sendiri memberi program menghafal Al Quran, dengan target minimal dan proses hapalan dengan metode mandiri. Dengan proses evaluasi 2 kali penyaringan.

 

“Artinya untuk muroja'ah dilakukan 2 tahapan, yaitu muroja'ah (mengulang dan melaporkan) harian dan muroja'ah pekanan. Kegiatan yang harian dilakukan secara berkelompok dengan teman sesama anggota Karisma yang domisilinya berdekatan. Sedang pekanan dilakukan anggota di hadapan pembinanya,” begitu ungkap Didit Wahyudi.

 

Karisma didirikan pada tahun 2015 oleh Didit Wahyudi, Spd. Tujuan pendirian Karisma ini dalam rangka memaksimalkan remaja Islam agar tak terpengaruh pergaulan bebas dan kenakalan remaja dengan tetap memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan mereka.

 

Pendanaannya sebagian besar berasal dari Bapak Luqman, salah satu pengusaha busana muslim di Lamongan, tepatnya di Kecamatan Sugio Lamongan, sekaligus sebagai markas Karisma.

 

Keanggotaan sampai hari ini berjumlah  110 remaja yang tersebar di kecamatan sekitar.

 

Pada liburan biasanya diadakan acara gathering dan outbound agar bisa lebih bersyukur atas anugerah alam yang diciptakan Allah sambil merekatkan tali persahabatan.

 

Kegiatan Outdoor Karisma. (Foto: SHT)

 

Untuk menjadi anggota sama sekali tidak ada iuran. Syarat masuk menjadi anggota hanya para remaja, mendapat izin orang tuanya. Kalau mau bergabung gampang tinggal menghubungi Pak Didit Wahyudi (085731731400).

 

Kegiatan Karisma ini banyak membuahkan hal positif.

 

“Di antaranya banyak yang hafal Al Quran hingga 30 juz. Ada juga yang awalnya pecandu film porno kini melepaskan kebiasaan tersebut. Sebagian yang hobi mencuri juga tidak berbuat lagi,” tutur Helmy yang dalam Karisma bertugas mendeskripsikan kegiatan apa yang mendukung agar problem para anggota teratasi.

 

Mudah-mudahan akan banyak Karisma  yang berdiri di kota-kota lain dengan visi dan misi yang senada. (SHT)


+ 0
+ 0

BERITA LAINNYA

FOTO

HARIANSUARA TV

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.

SPORT