Menu

 

Dapatkah Ibu Hamil Bisa bekerja Shift Malam? Ini Jawabannya

  • Editor Harry Prasetyo
  • Kategori: Kesehatan

 

hariansuara.com, Jakarta - Bisakah ibu hamil bekerja di shift malam? Pertanyaan ini seperti keraguan umum yang terjadi pada banyak wanita karena shift malam mempengaruhi siklus tidur. Selain itu apakah siklus tidur tidak teratur mempengaruhi kesehatan janin? Apakah itu meningkatkan risiko keguguran?

 

Para ahli mengatakan tidak ada kaitannya antara risiko keguguran dan bekerja di shift malam. Alasan utama di balik keguguran adalah kelainan autoimun, kelainan pada telur yang telah dibuahi atau masalah lainnya di dalam rahim.

 

Saat ini, tidak ada bukti yang mengatakan pergeseran malam hari, kelelahan atau pola tidur tidak teratur dapat meningkatkan risiko keguguran. Tapi apakah itu berarti shift malam tidak apa-apa selama kehamilan? Jawabannya, tidak

 

Namun tidur sangat penting bagi wanita hamil dan janin. Kurang tidur yang cukup dapat mempengaruhi kehamilan dengan cara lain. Beberapa survei mengklaim wanita yang tidak cukup tidur mungkin menghadapi kesulitan pada saat persalinan

 

Nah, berapa banyak tidur yang dibutuhkan? setidaknya 7-8 jam kualitas tidur yang dibutuhkan selama kehamilan dan shift malam bisa drastis mengurangi kualitas tidur. Pekerja shift malam cenderung minum kopi agar tetap terjaga. Kebiasaan ini sangat berbahaya bagi wanita hamil. Jadi, akan lebih bijaksana jika menghindari shift malam selama kehamilan. (berbagai sumber) 


+ 0
+ 0

Terkini

FOTO

HARIANSUARA TV

United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.

SPORT