Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Ini Cara Pilih Warna Demi Kenyamanan Rumah Idaman

Rumah
29 Aug 2017
Ini Cara Pilih Warna Demi Kenyamanan Rumah Idaman

hariansuara.com, Jakarta – Rumah asri dan nyaman adalah impian yang diinginkan setiap penghuni. Ada berbagai cara dan keinginan yang bisa diwujudkan agar rumah tampak serasi dengan kenyamanan penghuni, salah satunya unsur warna dalam rumah.

 

Luas dan besar rumah bukan menjadi tolak ukur rumah bisa menarik. Namun, estetika warna dinding yang dipadukan dengan interior rumah menjadi hal penting lainnya. Warna dinding menjadi penyesuaian kebutuhan mempercantik rumah.

 

Ketua Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII) Lea Aziz menjelaskan, jika rumah tak punya area ruangan yang luas, pilihlah warna terang dan jangan beragam.

 

“Kalau rumah yang tidak terlalu besar jangan terlalu banyak menggunakan warna yang berbeda-beda. Lebih bagus warnanya warna terang, lembut sehingga ruangannya kelihatannya luas. Serta pilih warna plafond-nya berwarna putih saja,” ujar Lea kepada hariansuara.com, Selasa (29/8).

 

Kesesuaian barang dengan desain rumah juga menjadi poin penting. Barang yang tepat akan membuat sudut ruang terlihat serasi. Tak ada pemaksaan yang dapat dilihat sumpek. Maka, diperlukan kecermatan dalam meletakan komposisi barang. “Sebagai contoh, barang seperti kursi, usahakan dengan bisa bertahan hingga 10 tahun,” ucap Lea. 

 

Dia menambahkan rumah minimalis atau rumah yang berukuran kecil, cara mendesain interior rumah minimalis gampang-gampang susah. Salah pilih rumah justru akan terlihat sempit dan gerah.

 

Adapun pewarnaan cat dinding tidak hanya sekedar penghias ruangan, namun juga berpengaruh pada mood penghuninya. Untuk itu disarankan untuk berhati-hati ketika memilih warna rumah yang tepat.

 

Lea menyarankan untuk rumah minimalis maksudnya rumah yang kecil itu sangat cocok dengan warna rumah putih. Ia beralasan, dengan rumah bercat bewarna putih terkesan lebih lebar dan plafond warna putih juga terkesan lebih tinggi.

  “Warna putih juga bisa dipadu padankan misalnya senang juga dengan warna biru atau warna krem, yang penting jangan asal melakukan tabrak warna karena bisa membuat ruangan terkesan berantakan. Asalkan janganlah dinding berwarna biru, sebelahnya krem itu jadinya terlihat sumpek. Yang terpenting pilihlah warna yang bisa memberikan efek lega pada ruangan,” ungkap Lea.

 

Bagaimanapun rumah yang minimalis lanjut Lea, berwarna putih itu sangat cocok dan terlihat luas. Meskipun warna putih dapat memiliki dampak cepat kotor, Lea menyarankan pilihlah cat dari merek tertentu.

 

“Misalnya memilih cat putih yang kehijau-hijauan, putih yang ke abu-abuan, putih ke ungu-unguan, juga warna gradasi putih. Tetapi tetap warna dasarnya berwarna putih,” sebut Lea.

 

Warna-warna yang dapat dipilih untuk mengecat ruangan minimalis lanjut Lea, juga memiliki maknanya masing-masing. Misalnya warna ungu bisa memberikan kesan nyaman dan relaks pada sebuah ruangan. Contohnya untuk ruangan kamar tidur.

 

Untuk warna hijau muda, menurut Lea, itu menandakan stabilitas tekanan. “Jadi kenapa rumah sakit kalau tidak biru muda itu warnanya hijau. Untuk dokter-nya saat melakukan operasi, kalau operasi itu, warna bisa menenangkan tekanan darah tinggi." tambahnya.

 

Sedangkan warna merah tambah dia, kalau warna merah membuat selera makanan lebih baik. “Makanya kalau kita pesan nasi goreng itu diatasnya ditaruh ada cabenya, tomatnya, itu kesannya warna merah membuat nafsu makan,” jelas Lea.

 

Adapun warna gelap, menurut Lea, tergantung penerapan warna ruangannya juga. “Tapi kalau kita taruh diposisi yang benar, contohnya coklat, biru tua, kalau rumahnya kecil kesannya jadi sumpek, jadi untuk rumah kecil ditaruh dengan warna-warna netral,” ujar dia.

 

Untuk rumah minimalis Lea menyarankan, sebaiknya minim barangnya, minim budgetnya, minim designnya. “Kalau rumah minimalis biasanya designnya lebih mahal, diperkirakan rata-rata sekitar Rp2,5 juta sampai Rp3,5 juta per meter persegi, itu termasuk barang dan bentuknya,” tutur Lea.

 

Lea berharap, buat masyarakat jangan takut membayar jasa arsitek atau interior, karena justru dengan memakai jasa ahli konsultan atau ahli interior justru dapat meminimalisir budget, karena dengan begitu masyarakat tidak akan membeli suatu hal yang tidak penting.

  “Justru kita malah dapat menekan budget, tapi kadang-kadang kan masyarakat takut, kalau memakai arsitek atau interior pasti mahal, justru nggak. Jadi tidak dua kali bongkar pasang. Itu sih harapan saya supaya pemakai jasa pergi kesana, dan jangan terkecoh kalau design interior gratis, itu mesti hati-hati,” pungkasnya. 

 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU