Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Keren! Unsyiah Ciptakan Becak Listrik

Inspirasi
02 Jun 2018
Keren! Unsyiah Ciptakan Becak Listrik

hariansuara.com, Jakarta - Tim Malem Diwa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala menciptakan becak listrik Type BC-L01. 

Rektor Unsyiah  Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal M.Eng  mengatakan inovasi becak listrik ini merupakan hasil kerjasama antara Unsyiah dengan PLN Wilayah Aceh. Di mana pihak PLN memberikan dukungan dana sementara proses pembuatan becak listriknya dilaksanakan oleh Tim Malem Diwa Unsyiah.

“Unsyiah sangat berterima kasih atas kepercayaan PLN terkait kerjasama ini. Karena bagaimana pun juga trust inilah yang paling bernilai,” ujar Rektor.

Menurut Rektor inovasi becak listrik ini merupakan bagian dari pengabdian Unsyiah kepada masyarakat. Untuk itulah, Rektor berharap becak listrik ini bisa menjadi model transportasi yang ramah lingkungan khususnya untuk masyarakat di kota Banda Aceh.

“Unsyiah sangat mendukung inovasi seperti becak listrik ini, karena yang paling penting kita bisa menghasilkan sesuatu bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Rektor.

Selain itu, Rektor menilai mobil listrik ini juga sangat mendukung dunia periwisata di Aceh. Sebab umumnya para turis sangat tertarik pada produk-produk yang original dari suatu daerah

General Manager PLN Wilayah Aceh Jefri Rosiadi mengungkapkan, bahwa rencana menciptakan becak mesin ini telah dilaksanakan oleh PLN dan Unsyiah selama tiga bulan, mulai dari desain hingga pembuatannya. Rencananya, becak listrik type BC-L01 ini adalah tahap awal.

“Ini merupakan launching type pertama, nanti akan ada type kedua. Yang saat itu akan lebih kita sempurnakan lagi,” ujarnya.

Jefri menilai, becak listrik yang diciptakan oleh Tim Malem Diwa Unsyiah ini sangat potensial untuk dipasarkan. Alasannya, selain ramah lingkungan karena tidak ada polusi sama sekali, becak listrik ini juga membutuhkan energi yang sangat efisien.

“Kalau dihitung-hitung ngecasnya hanya lima jam, dan hanya membutuhkan Rp. 6 – 10 ribu kalau dibandingkan dengan bensin atau pertamax. Jadi memang sangat efisien,” ujar Jefri.  

Wakil Dekan I Fakultas Teknik Unsyiah Dr. Iskandar, ST.M.Eng.Sc mengungkapkan, becak listrik ini dibuat Tim Malem Diwa Unsyiah yang  terdiri dari mahasiswa, laboran serta para dosen.  Becak listrik ini mampu berjalan dengan kecepatan maksimum 40 KM/Jam, dan menempuh jarak sejauh 35 – 40 KM dengan beban. Sementara untuk dayanya menggunakan baterai 12 Volt sebanyak 5 unit. Adapun keunggulan mobil listrik ini adalah green energy, ergonomics design dan innovative design.

“Selanjutnya becak listrik ini akan diserahkan kepada persatuan becak mesin yang ada di Banda Aceh untuk disosialisasikan,” ujar Iskandar.(*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU