
hariansuara.com, Italia - Sebuah tim peneliti yang sedang meneliti taman nasional di Italia selatan baru-baru ini menemukan pohon tertua di Eropa, yaitu pinus Heldreich yang berusia kurang lebih 1.230 tahun.
Dijuluki “Italus”, pohon kuno ini ditemukan di lereng gunung yang curam di Taman Nasional Pollino Italia oleh tim peneliti dari Universitas Tuscia, yang dipimpin oleh Gianluca Povesan.
Segera setelah mereka melihat Italus, para peneliti tahu bahwa mereka telah menemukan sebuah spesimen kuno, tetapi mereka tidak menyangka itu adalah pohon tertua yang pernah ditemukan di benua Eropa. Bahkan yang lebih mengejutkan adalah fakta, meskipun usianya tua pohon itu tampaknya masih terus tumbuh dan berkembang.
Namun, menentukan usia Italus adalah tantangan yang sulit. Untungnya, karena lokasi pinus di lereng berbatu terjal dengan batuan dasar dolomit yang terekspos akarnya yang kuno sebagian terekspos, sehingga peneliti dapat menggunakan penanggalan radiokarbon untuk menentukan usia pohon secara akurat.
Setelah menganalisis sampel yang dikumpulkan, para peneliti menyimpulkan Italus ini berusia 1.230 tahun, yang membuatnya hampir dua abad lebih tua dari pohon tertua yang diketahui sebelumnya di Eropa yaitu pohon pinus berusia 1.075 tahun di Yunani.
Dilansir dari laman Livescience, Minggu, (2/6), para ilmuwan percaya bahwa lokasi terpencil pohon memainkan peran besar dalam kelangsungan hidupnya. Lereng berbatu yang curam diyakini melindungi Italus dari aktivitas penebangan di daerah itu serta kebakaran hutan. Namun, daerah yang ditemukan Italus adalah rumah bagi ribuan pinus Heldreich lainnya, kebanyakan hanya antara 500 dan 600 tahun, dengan hanya tiga spesimen lain yang diyakini berusia lebih dari 1.000 tahun.
Temuan menarik lainnya yang dilaporkan oleh Gianluca Povesan adalah pemanasan global dan perubahan iklim lainnya tampaknya tidak berdampak pada pohon-pohon kuno seperti Italus. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU