Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

3 Alasan Jauhkan Rokok dari Hadapan Anak-anak

Kesehatan
30 May 2018
3 Alasan Jauhkan Rokok dari Hadapan Anak-anak

hariansuara.com, Jakarta -  Anda perokok dan punya anak kecil.  Ketahuilah merokok di depan anak-anak tidak hanya menciptakan kesan mengerikan tetapi juga berbahaya. Menyampingkan efek merokok dengan anak membuat anak menjadi perokok pasif yang rentan terhadap berbagai macam penyakit. Nah, berikut alasan kenapa perokok harus jauh-jauh dengan anak kecil.

1. Setiap Batang Rokok Mengandung Ribuan Bahan Kimia

"Rokok mengandung 600 bahan yang bersama-sama melepaskan 7.000 bahan kimia.  Dari jumlah tersebut, 69 dapat menyebabkan kanker. Ini adalah fakta yang diketahui merokok itu sangat berbahaya bagi kesehatan dan tidak ada tingkat merokok yang aman. Risiko meningkat ketika seseorang merokok selama kehamilan atau di hadapan bayi dan anak-anak, ’kata Dr Vivek Anand Padegal, Direktur Pulmonology, Fortis Hospitals, Bannerghatta Road, Bangalore dikutip dari laman The Heatlh Site, Rabu, (30/5). 

2. Bahaya Rokok bagi Ibu Hamil 

Dr Vivek Anand Padegal mengatakan merokok selama kehamilan juga memiliki beragam efek samping pada bayi. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan terkadang kematian anak-anak dan juga dapat menyebabkan kelahiran prematur dan keguguran dalam banyak kasus. Calon orang tua harus memperhatikan bahwa selama kehamilan tidak ada tingkat merokok yang aman. Bahkan mengurangi jumlah rokok tidak akan mengurangi tingkat bahaya. Dan hanya mungkin untuk melindungi anak Anda dengan berhenti merokok. 

3. Timbulkan Banyak Penyakit

Perokok pasif melibatkan asap yang keluar dari ujung rokok yang terbakar dan asap perokok yang dihembuskan.  Paparan terhadap perokok pasif membuat anak-anak lebih rentan terhadap berbagai masalah. Beberapa masalah yang dapat mereka hadapi termasuk infeksi telinga, batuk dan pilek, kerusakan gigi dan infeksi pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia. 

Anak-anak ini paling sering terlihat mengalami masalah dengan batuk dan mereka memiliki waktu yang sulit mengatasi pilek. Gejala lain yang biasanya terlihat di antara anak-anak ini adalah hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, iritasi mata, dan suara serak.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU