Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Seven Dream City

Seven Dream City Adakan Acara Videografi Berbasis Android

Seven Dream City
08 Mar 2018
Seven Dream City Adakan Acara Videografi Berbasis Android

hariansuara.com, Jakarta - Teknologi berkembang sangat pesat saat ini. Contohnya saja smartphone yang selalu menampilkan sesuatu yang baru setiap saat. Penggunaannya seolah-olah tidak pernah lepas dari genggaman.

Audio Visual pun dalam penerapannya kini telah bergesar. Di “zaman now” semua data harus real, oleh karena itu audio visual adalah sebuah platform yang paling real daripada sekadar audio atau visual saja, misalnya seperti membuat data laporan untuk atasan.

Minggu (4/3)  lalu di Seven Dream City kedatangan  Dhandy Dwi Laksono  Praktisi Audio Visual yang berlatar belakang sebagai mantan wartawan televisi nasional dan sekarang  mengelola production house yaitu “whatchdoc Indonesia”.

Kali ini Dandy di undang kembali oleh IJTI Jember (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) untuk memberikan materi tentang Audio Visual dengan tema “Videografi Berbasis Android”.

Peserta dari Event ini adalah para anggota kepolisian Polres Jember dan KPU (Komisi Pemilihan Umum. ”Pesertanya banyak yang senior tetapi semangatnya cukup bagus, dan tempatnya juga sangat representatif, asik dan banyak ruang gerak untuk bereksplorasi jadi saya pikir acara ini berjalan dengan baik” ujarnya. 

Dhandy mengatakan, "Saya pikir sekarang zamannya sudah cukup berkembang pesat terutama teknologi dan gadget, dan mobilephone adalah satu satunya benda yang melekat pada diri kita sekarang, kalau dulu jam tangan, cincin, anting, atau kacamata dan sekarang adalah smartphone. Hampir tidak ada orang berkeliaran tidak bawa smartphone. Itu adalah benda yang melekat terhadap manusia dan itu menjadi mata kedua kita sehingga keterampilan menggunakan itu semaksimal mungkin sangat penting, terutama untuk dokumentasi atau penegakan hukum, ” katanya.

”Mengeksplorasi audio visual menggunakan handphone, saya pikir memang porsinya anak muda, dan saya sendiri ingin belajar terus dari anak-anak muda tentang bagaimana karakter editing yang lebih youthfriendly begitu, dan  Jember yang selama ini dikenal sebagai salah satu kiblat musik di Jawa Timur, saya pikir untuk teknologinya juga tidak kalah dan saya menunggu karya karya besar dari anak muda Jember dengan memanfaatkan teknologi”ujarnya. 

Selain itu Dhandy Juga Kagum dengan Seven Dream City yang notabene satu-satunya Art Center yang ada di Jember.

”Saya pertama kali melihat tempat ini saya merasa ini adalah sebuah one stop community centre, yang bisa mempertemukan banyak hal. Tempat ini menurut saya representatif untuk mengasah kreatifitas, ekspresi seni, intelektual, budaya, ekonomi kreatif. Menurut saya harus  di kelola sangat baik untuk menciptakan sebuah komunitas, tidak hanya untuk komunitas itu sendiri tapi juga masyarakat umum”ujarnya. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU