Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Seven Dream City

Senangnya ‘Kuliah Zaman Now’, Bisa Ujian di Mana Saja

Seven Dream City
18 Apr 2018
Senangnya ‘Kuliah Zaman Now’, Bisa Ujian di Mana Saja

hariansuara.com, Jember – Kuliah di Universitas Terbuka (UT) agaknya pilihan yang tepat dan fleksibel bagi insan yang aktif dan pecinta kemajuan di era milenial ini. Bagaimana tidak? Mahasiswa bisa kuliah menjadi sarjana, sambil terus beraktivitas kesehariannya. Pekerja tetap dapat mencari uang, dan kuliah pun jalan terus pada satu waktu. Kuliah di UT sekaligus menggodog seseorang menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, fokus dan konsisten dalam meraih cita-cita.  

Pilihan kuliah yang sangat menarik. Tak heran jika peminat UT semakin banyak. Hebatnya lagi, program perkuliahan UT berbasis digital ini dapat dijangkau secara luas oleh semua warga negara Indonesia yang tinggal di pelosok hingga saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri. 

“Alhamdulillah mahasiswa kami di UT kini mencapai 300 ribu, termasuk mereka yang merupakan tenaga kerja di Hong Kong, Taiwan, Korea dan sebagainya. Selain program perkuliahannya, ujian perkuliahannya juga dapat dilakukan di mana saja, baik di rumah maupun di tempat kerja. Ujian perkuliahan dengan sistem ini sudah dilakukan di berbagai cabang Universitas Terbuka di Indonesia, seperti Palembang dan Surabaya, tentunya juga Jember,” ujar Wakil Rektor IV Universitas Terbuka, Drs. Moh. Muzammil, M.M saat menghadiri Expo 2018 dan Gathering Universitas Terbuka dengan instansi swasta di Seven Dream City, Jalan Selamet Riyadi 168, Patrang, Jember, Selasa (17/4/2018).

Pria yang akrab di sapa Muzammil atau Jamil ini menambahkan, tahun ini ujian perkuliahan akan dilakukan di 39 Universitas Terbuka di seluruh Indonesia, dan juga mahasiswa Indonesia yang tinggal di luar negeri. Bagaimana dengan kemungkinan terjadinya cheating?

“Bagaimana jika mahasiswa cheating? Jangan khawatir, mesin akan mendeteksi kecurangan-kecurangan tersebut. Jadi, alat yang akan mendeteksi saat akan ujian. Alat ini sebenarnya juga digunakan untuk pelaksanaan ujian SPMPTN sekarang ini. Kalau alat ini dilakukan secara massal, maka akan lebih efisien,” imbuhnya. 

Sementara itu Kepala UPBJJ-UT Jember, Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd menjelaskan perkembangan UT Jember terus menunjukkan angka partisipasi yang tinggi. UPBJJ-UT Jember mewadahi mahasiswa dari enam kota/kabupaten, dari Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang sampai Probolinggo. 

Untuk semakin menggairahkan minat warga negara untuk menuntut ilmu di pendidikan tinggi, UPBJJ-UT terus aktif menggelar berbagai program, melakukan inovasi dan terobosan yang dikawal oleh tim dalam Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT) Jember. 

“Sekarang ini sudah mencapai sekitar 10 ribu mahasiswa. Agka yang cukup bagus. Mereka bukan hanya mahasiswa yang sudah bekerja, tetapi saat ini secara nasional sudah berimbang. Dengan diluncurkannya sistem ujian berbasis digital ini, segmentasi mahasiswa akan semakin meluas, baik mahasiswa dari karyawan atau guru maupun mahasiswa  yang masih fresh graduate,” katanya.

Selain program ujian kuliah bisa di mana saja, UT Jember juga menggelar berbagai kegiatan lainnya seperti lomba Vlog Kuliah Zaman Now & UT – SDC Super Talent 2018 serta Expo 2018 yang diisi dengan workshop tentang E-commerce terbuka bagi kalangan pelajar dan umum. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU