Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

LIPI Simpan Karya dan Data Ilmiah Lembaga Riset Indonesia

Tekno
09 May 2018
 LIPI Simpan Karya dan Data Ilmiah Lembaga Riset Indonesia

hariansuara.com, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) tengah membangun dan mengembangkan Sistem Repositori Ilmiah Nasional (RIN). RIN menjamin ketersediaan, akses, dan mendorong peningkatan pemanfaatan karya ilmiah. 

Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Mego Pinandito, menjelaskan bahwa Sistem Repositori Ilmiah Nasional ini akan digunakan untuk mengelola hasil penelitian berupa karya dan data ilmiah yang dihasilkan oleh para peneliti di Lembaga riset seluruh Indonesia. 

Baca juga: Ini Cara LIPI Jaga Ekosistem Pesisir di Pulau Pari

“Karya dan data ilmiah ini merupakan aset lembaga dan produk penting dari kegiatan penelitian. Bagaimana data tersebut harus dicatat, disimpan, dipelihara, dan dilestarikan menjadi perhatian LIPI agar seluruh kegiatan riset di Indonesia dapat tersimpan dalam sistem RIN ini,” katanya dalam siaran pers LIPI yang diterima hariansuara.com, Rabu, (9/5).

Data hasil penelitian masih tersebar di masing-masing peneliti atau kelompok penelitian. Hal ini menyebabkan akses data menjadi terbatas. Data rentan hilang karena kendala kapasitas penyimpanan, perangkat lunak yang sudah usang dan back-up data yang tidak teratur. Oleh sebab itu, data perlu dikelola oleh lembaga dalam sebuah repositori data agar dapat diakses dan dimanfaatkan kembali.

Baca juga: LIPI dan Seaworld Ancol Edukasikan Lautku Bersih, Terumbu Karangku Sehat

Mego juga menambahkan bahwa repositori data bermanfaat sebagai sumber data untuk reproduksi penelitian (reproduce) dan pemanfaatan kembali data (reuse). Hasil penelitian dapat direproduksi jika tersedia data sehingga dapat dilakukan penelitian kembali dengan metodologi yang sama untuk mendapatkan hasil yang sama. Reproduksi penelitian (reproduce) bertujuan untuk menguji validitas dan memperbaiki hasil penelitian. Sementara itu, pemanfaatan kembali data (reuse) adalah penggunaan data yang sama dengan metodologi yang berbeda untuk mencari pemecahan masalah yang optimal. “Penelitian yang berkualitas merupakan dampak dari ketersedian data yang berkualitas juga,” tutupnya. 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU